Stadion Olimpiade Seoul yang didirikan pada tahun 1984 dan mengalami sesi perluasan fisik berskala makro pada tahun 20XX, kini dinobatkan selaku stadion olahraga terbesar kelima di planet bumi yang sanggup menampung kepadatan total 198.000 penonton secara bersamaan.
Dan sore hari ini, pelataran arena megah tersebut tampak dipadati oleh ratusan ribu lautan manusia yang merapat dari berbagai belahan penjuru dunia nyata.
*“Upacara pembukaan ajang akbar Kompetisi Nasional Satisfy Pertama, sebuah pagelaran kolosal yang dinantikan seisi penjuru dunia sepanjang dua bulan terakhir, kini resmi ditabuh berkumandang di kedaulatan Korea Selatan selaku tuan rumah.”*
*“Standardisasi pemilihan kedaulatan negara peserta didasarkan atas regulasi ketat: ‘negara yang dihuni oleh minimal 10 pemain yang sukses merampungkan quest kelayakan Kompetisi Nasional’. Berdasarkan regulasi tersebut, total 17 negara resmi terdaftar mengirimkan delegasi terbaik mereka di Kompetisi Nasional Pertama ini.”*
*“Akumulasi kuota pemain dipotong presisi sebanyak 13 atlet petualang di setiap negara, memadukan formasi 10 pemain skuad utama didukung 3 pemain cadangan.”*
*“Sebanyak 221 atlet petualang dari 17 negara yang siap berlaga di Kompetisi Nasional ini mencatatkan rata-rata Level 213 secara akumulatif, di mana mayoritas peserta bertengger kokoh di jajaran peringkat 500 besar ranker bersatu global. Namun, ulasan menarik dilaporkan oleh jurnalis lapangan kami yang mendeteksi keberadaan beberapa pemain yang sukses melaju berkat performa ajaib di quest kompetisi tertentu meskipun status level karakter mereka murni baru menyentuh Level 100 pemain umum. Reporter Braum bersiap mengulas profil atlet unik tersebut secara eksklusif, mari kita geser sorotan kamera ke pelataran.”*
*“Sebanyak 221 atlet petualang dari 17 negara bersiap memeras segenap daya tempur mereka memperebutkan medali di sepanjang 9 kategori cabang perlombaan selama 5 hari ke depan. Barisan cabang olahraga Satisfy tersebut meliputi kategori PvP, Boss Raid, Maze Breakout (Terobosan Labirin), Production (Kompetisi Produksi), Pet Marathon, Siege (Pengepungan), Target Processing (Pemrosesan Target), Draw Sword (Penarikan Pedang), didampingi Treasure Hunt (Perburuan Harta)...”*
*“Tercatat sebanyak 21 pemain dari jajaran 50 ranker papan atas global ikut ambil bagian di pagelaran ini. Sebuah rasio keikutsertaan atlet bintang yang sangat fantastis sepanjang sejarah game, menyajikan berkah yang luar biasa bagi rombongan penggemar fanatik Satisfy seantero planet.”*
*“Komunitas game global sempat diliputi penyesalan mendalam pasca dikonfirmasikannya ketidakhadiran Kraugel selaku petualang peringkat ke-1 global di arena, namun seisi 4 pemain dari jajaran 5 ranker teratas global dipastikan melangkah bertarung. Seisi pasang mata dunia menaruh ekspektasi yang teramat tinggi menyaksikan benturan kekuatan 4 monster Satisfy dalam satu arena yang sama.”*
*“Analisis barisan pakar game memproyeksikan kontingen Amerika Serikat bersiap mendominasi takhta juara umum di pagelaran Kompetisi Nasional Pertama ini. Di antara 17 kontingen negara yang bersaing, rata-rata level pemain Amerika Serikat bertengger di kasta tertinggi secara mutlak. Disokong oleh keberadaan 6 atlet yang menduduki jajaran 20 ranker bersatu global, mereka diprediksikan memanen medali emas di seisi cabang tanpa didera rintangan berarti. Peringkat juara umum berikutnya ditaksir bersiap diperebutkan oleh kontingen Inggris didampingi Cina. Namun, keberadaan negara tuan rumah tempat bernaungnya sang Pagma's Descendant diprediksikan bertindak selaku variabel kejutan...”*
*“Kontingen Kekaisaran Jepang kami menargetkan kelulusan menembus jajaran 5 besar di sepanjang klasemen akhir nanti. Sebaliknya, kontingen Korea Selatan selaku tuan rumah diproyeksikan terlempar memeluk takhta juru kunci di dasar klasemen, menimbang tipisnya ketebalan skuad tempur mereka yang menolak memendam ksatria bintang selain Yura seorang.”*
*“Keberhasilan Korea Selatan meloloskan diri sebagai peserta murni dicap selaku mukjizat keberuntungan, menimbang regulasi 10 pemain quest kelayakan Kompetisi Nasional mereka. Mereka dinilai beruntung terpilih murni murni berkat status kehormatan mereka selaku tuan rumah.”*
Barisan stasiun TV utama di setiap negara tiada henti menyajikan ulasan tajuk utama mengupas tuntas kemegahan upacara pembukaan Kompetisi Nasional Pertama sepanjang hari. Senyuman lebar menghiasi bibir ratusan produser stasiun TV global.
Rasio rating penonton melesat tajam melampaui ekspektasi awal. Kelajuan persentase penonton stasiun TV diakui sanggup meruntuhkan rekor penonton Olimpiade olahraga didampingi Piala Dunia sepak bola di dunia nyata, menimbang fokus ketertarikan masyarakat modern dunia nyata saat ini murni berpusat mengamati dunia Satisfy. Detik berikutnya, parade kontingen atlet dari 17 negara peserta resmi melangkahkan kaki memasuki lintasan Stadion Olimpiade Seoul.
“Sebuah kedaulatan tanah air Taekwondo...!”
Seorang pemuda berambut pirang tegap di barisan kontingen Inggris tak lain adalah Regas. Di sepanjang masa remaja hingga menginjak awal usia 20-an di dunia nyata, dirinya memegang status terhormat selaku atlet nasional Taekwondo Inggris yang tiada henti memendam impian berkunjung ke Korea Selatan. Jiwanya memendam ketakziman yang tinggi menatap peradaban timur yang sukses menetaskan filosofi beladiri Taekwondo. Langkah kakinya yang resmi merapat di Seoul di usianya yang menginjak 26 tahun menyodorkan kebahagiaan yang membuncah di dadanya.
Di saat yang bersamaan, Jishuka yang berbaris gagah di bawah bendera kontingen Brasil tiada henti melayangkan sapuan pandangan matanya memindai barisan kontingen Korea Selatan.
Sepasang matanya sibuk melacak kelintasan raga Grid.
Penyusutan durasi waktunya habis terkuras mengelola administrasi wilayah didampingi sesi berburu monster memotong celahnya bertarung di kualifikasi Kompetisi Nasional. Kehadiran fisiknya merapat di Seoul hari ini sama sekali menolak dipicu oleh desakan pemerintah Brasil, melainkan murni didorong hasratnya ingin bertatap muka secara langsung dengan sosok Grid di dunia nyata. Jiwanya merindukan sosok pemuda yang sukses memicu detak jantung asmaranya untuk kali pertama. Namun seberapa keras pun usahanya memindai barisan atlet Korea Selatan, wujud fisik Grid menolak tertangkap matanya.
*Bukankah nama aslinya terdaftar resmi di sirkulasi data atlet peserta? Mungkinkah ragaku dipaksa melintasi samudera luas merapat ke Korea Selatan murni berakhir tanpa kepastian bersua dengannya?*
Di barisan kontingen Spanyol, Pon melangkah maju sembari mengangkat jemari tangannya menyuarakan sumpah atlet mewakili seisi petualang.
*Aku dirundung penyesalan mendalam mendengar kabar Kraugel menolak bertanding... Jika demikian skenarionya, aku bersumpah bersiap menembakkan tombakku menguji kelayakan dayaku menghadapi Zibal.*
Sepanjang 4 bulan terakhir waktu Satisfy, seisi jajaran Serikat Tzedakah sukses memanen pelesatan level tempur yang sangat gila berkat sokongan persenjataan legendaris tempaan Grid. Keberhasilan Jishuka, Regas, didampingi Pon melesat menduduki takhta 15 ranker bersatu global mendongkrak rasa percaya diri mereka secara mutlak.
*Korea Selatan memegang status selaku tanah air kelahiran Grid, memosisikan tim tuan rumah diproyeksikan memanen medali.* Hal tersebut berkecamuk di kepala mereka. Namun menepis ulasan mereka, menolak ada kontingen negara luar yang sudi melirik kekuatan kontingen Korea Selatan. Mereka menolak meluangkan fokus mereka mengawasi Korea Selatan yang dinilai murni dihuni pemain semenjana tanpa sokongan ksatria bintang selain Yura.
“...Terima kasih.”
Sesosok atlet perwakilan Amerika Serikat berusia awal 30-an berkulit putih tegap dengan rambut pirang panjang yang dikuncir rapi resmi merampungkan pembacaan sumpah atlet.
“Waaaaahhhhh!”
Sorak-sorak gembira dari 200.000 lautan penonton seketika meledak bergemuruh sembari menghentakkan kaki mereka ke lantai tribun. Atmosfer kehangatan upacara pembukaan Satisfy bertengger berlipat-lipat jauh lebih membara dibandingkan Olimpiade dunia nyata. Ajang kolosal yang menjanjikan taburan reputasi kehormatan didampingi limpahan koin emas global resmi dimulai.
***
*Flame Stone.*
Sebilah nama bijih mineral khusus yang memendam endapan energi api murni tingkat tinggi.
Mineral logam tersebut memendam afinitas yang teramat sangat tinggi menghadapi elemen api, memosisikannya selaku material penempaan tameng anti-api didampingi pedang sihir berelemen api. Sistem Satisfy mematok tingkat drop-rate Flame Stone di kisaran sangat langka yang hanya sanggup dijarah dari jasad bos tertentu saja.
Bahan mineral langka tersebut memegang status sebagai prasyarat utama perancangan tameng Fire Shield yang didelegasikan Toban kepada Grid.
“Hei Toban.” Grid menatap lekat cetak biru penempaan didampingi pasokan material Fire Shield di depannya sembari mengernyitkan dahinya masam. “Apa motif kepalamu menimpakan pengerjaan perburuan Flame Stone langka ini ke pundakku secara sepihak?”
Toban menyahut hati-hati. “Kapasitas tempur pribadiku menolak berdaya mengamankan pasokan Flame Stone secara mandiri, Grid. Mengingat... Minor memegang status selaku Master Mineral jenius, taksiran kepalaku menduga matanya bersiap sanggup melacak koordinat tambang rahasia penyebaran Flame Stone.”
“Sekalipun matanya sukses melacak lokasi tambang tersebut, apakah kau berasumsi diriku bersedia meluncur memanennya sepihak untukmu?”
“...Hamba memohon kemurahan hatimu. Demi menyukseskan raid Phoenix yang diproyeksikan berlangsung 10 hari ke depan, unit tanker garda terdepan serikat mutlak wajib dibekali tameng ketahanan elemen api tingkat tinggi.”
Grid mendengus ketus.
“Dalam kurun waktu 4 bulan terakhir, otakmu harusnya telah memahami kelogisan sistem bahwa skill Master Mineral menolak bersifat universal. Minor tak lebih dari sekadar bocah penambang bodoh sepanjang kau menolak menyodorkan petunjuk dokumen sejarah yang akurat. Hamparan jenis mineral logam yang menolak teridentifikasi oleh matanya masih sangat melimpah. Lalu apa? Flame Stone? Apa kau berasumsi Minor dibekali keahlian supranatural melacak lokasi mineral sekuno itu tanpa petunjuk?”
“Mohon luangkan tenagamu mencobanya sekali saja.”
Grid tertawa meremehkan kecemasan Toban. “Fufuh, baiklah, baiklah. Aku bersedia mendelegasikan Minor memindai ulasannya sekali. Dan sepanjang Minor sukses melacak koordinat mineral tersebut secara ajaib, aku bersumpah bersedia meluncur memanennya secara mandiri untukmu.”
Grid melayangkan janjinya murni didorong rasa percaya diri yang tinggi berasumsi Minor dipastikan bersiap gagal melacak keberadaan Flame Stone yang legendaris tersebut.
Namun selang beberapa saat kemudian...
Minor yang sepanjang 4 bulan terakhir murni dipaksa Grid menetap mendekap tumpukan buku pelajaran di perpustakaan secara disiplin kini telah memanen pelesatan stat Intelligence menembus angka 350 poin, mendongkrak keefektifan pemicuan skill Master Mineral miliknya secara dinamis. Bocah belia tersebut merapat membawakan sebaris kabar kejutan pasca melumat habis isi dokumen kuno perpustakaan.
“Aku sukses melacak informasi pengumpulan Flame Stone dari lembaran dokumen kuno benteng. Batu api Flame Stone diprogram sistem menyembul keluar ke permukaan tanah di saat jasad Hell Gao, sang penguasa api neraka, dipanggil muncul menerobos dimensi benteng.”
“...”
Minor menyajikan ulasan laporannya diiringi gurat wajah dendam manisnya. Dahi Grid seketika mengernyit kaku, berlawanan dengan binar wajah Toban yang seketika meledak gembira.
“Flame Stone menyembul di area sarang bertarung Hell Gao? Di field mana tepatnya koordinat kemunculan Hell Gao tersebut diprogram sistem?”
Minor bersuara tenang menjawab ketidaksabaran Toban. “Koordinat sarangnya dikunci di dalam lorong dungeon bawah tanah Pulau Cork.”
“Pulau Cork?”
Sebuah wilayah pulau terpencil yang posisinya mendekap Laut Selatan Kerajaan Eternal. Petualang umum diprogram membutuhkan durasi waktu pelayaran satu minggu penuh murni untuk merapat dari pelabuhan terdekat menuju pulau tersebut. Namun wewenang pergerakan Grid menyodorkan spesifikasi yang berbeda. Berkat keberadaan boots legendaris Braham's Boots di kakinya, ia dibekali kemampuan memicu sihir terbang melayang melintasi samudera luas tanpa terhambat rintangan medan, memotong durasi perjalanannya merapat di Pulau Cork tiga kali lipat jauh lebih cepat dibanding pemain umum.
Sepasang mata Toban seketika berkilat penuh harap.
“Grid! Hamba memohon bantuanmu!”
“...”
Rutinitas yang teramat menyebalkan. Meskipun dirinya terlanjur melayangkan janji lisannya tadi, batinnya dirundung kemalasan meluncur.
Toban sekuat tenaga merayu Grid. “Cobalah cerna secara kepala dingin, Grid. Bukankah Flame Stone memegang status selaku mineral logam kuno bernilai fantastis yang sanggup menebus tumpukan koin emas di gerai lelang? Bukankah penjelajahan ini menyodorkan keuntungan finansial yang melimpah bagimu? Terlebih lagi, mohon ingat kembali kalimatmu dulu. Kelancaran tanganmu melebur mineral logam baru diakui melimpahkan kucuran EXP kemahiran skill penempaan yang sangat masif, bukan? Grid, hamba memohon ketulusan bantuanmu.”
Di masa lalu, Toban sempat meluncurkan kelalaian fatal yang merugikan Grid. Atas dasar rasa bersalah tersebut, dirinya selalu membatasi diri menolak melayangkan desakan pengerjaan item yang menolak logis kepada Grid. Menyadari ketulusan perubahan sikap Toban, Grid akhirnya melunakkan batinnya melayangkan anggukan kepala pasrah.
“Baiklah, aku bersedia berangkat. Pastikan kas serikatmu bersiap menggelontorkan uang tip penempaan yang manis pasca kepulanganku.”
“Terima kasih banyak!”
Toban meluncurkan bungkukan hormatnya yang mendalam.
Kematangan perangai Grid yang kian dewasa sepanjang beberapa bulan terakhir memicu rasa syukur yang teramat mendalam di dada Toban. Ketakzimannya membumbung tinggi menyaksikan Grid yang menolak bersikap angkuh di hadapan pemain serikat meskipun wewenang statusnya memeluk kelas legendaris Satisfy.
Tidak hanya sebatas Toban seorang, melainkan menyelimuti seisi hati nurani anggota Serikat Tzedakah. Sebuah peradaban lingkungan sosial yang baik terbukti sanggup mereformasi karakter seseorang, menyulap interaksi Grid bersama serikat bertransformasi ke arah yang sangat positif. Kehadirannya sangat layak dihormati secara jantan.
“Secepatnya lacak durasi siklus kemunculan Hell Gao di dungeon.”
“Baik, instruksi Anda segera dilaksanakan!”
*Ttang! Ttang!*
Bengkel Khan.
Grid kembali melanjutkan aktivitas penempaannya sesaat setelah kepulangan Toban. Toban yang memegang wewenang selaku Kepala Divisi Intelijen Serikat Tzedakah dibekali kemudahan mengakses jaringan data intelijen Satisfy, memuluskannya mengamankan siklus kemunculan Hell Gao dalam kurun waktu singkat.
Selang beberapa saat kemudian, Toban merapat kembali membawakan raut wajah yang tampak muram.
“Ada kendala apa? Apakah durasi kemunculannya diprogram dalam rentang waktu yang teramat lama?”
Toban menggelengkan kepalanya lesu menyahut pertanyaan Grid. “Hell Gao diproyeksikan bangkit kembali dalam kurun waktu 2 hari ke depan. Sepanjang raga Anda merintis perjalanan detik ini, kelajuan terbang Anda dipastikan merapat di Pulau Cork tepat di sepanjang momentum kebangkitan Hell Gao.”
“Bukankah rincian waktu tersebut menyajikan keselarasan yang indah? Untuk alasan apa raut wajahmu tampak muram?”
“Masalahnya... area teritorial dungeon Pulau Cork saat ini telah resmi dikunci di bawah cengkeraman monopoli Serikat Silver Knights (Ksatria Perak). Siklus perburuan Hell Gao dikuasai penuh oleh Serikat Silver Knights.”
Grid mengedikkan bahunya acuh.
“Di mana letak kerumitannya? Target kunjunganku kemari sama sekali menolak dipicu oleh perburuan membantai Hell Gao, melainkan murni sebatas memanen Flame Stone yang menyembul di sekeliling sarang.”
“Skenario tersebut tetap saja memicu kendala politik serikat, Grid. Menolak ada satu pun aliansi serikat Satisfy yang sudi membiarkan petualang luar menerobos masuk memanen mineral di area monopoli kekuasaan mereka. Mengingat statusmu terafiliasi selaku anggota Serikat Tzedakah, memaksakan langkah menyusup tanpa kesepakatan diplomatik resmi berisiko memicu pemicuan perang terbuka antar-serikat.”
“Apakah pemicuan diplomasi tersebut bersiap menuntut pembayaran emas komisi diplomasi yang masif?”
“Langkah tersebut menolak dapat dihindari.”
Serikat Silver Knights diakui selaku serikat papan atas benua yang ketenarannya cukup disegani. Kas kekuatan militer mereka disokong oleh keberadaan 200 anggota aktif, didukung takhta Master Serikat yang didekap oleh pemain berdarah Korea Selatan bernama ID: **Peak Sword** yang menduduki peringkat ke-16 jajaran ranker bersatu global. Dirinya bertengger selaku satu dari hanya dua petualang berdarah Korea Selatan yang sanggup menembus dominasi 100 ranker global.
Meskipun secara makro kapasitas daya tempur Serikat Silver Knights bertengger di bawah Serikat Tzedakah, namun ketebalan pasukan mereka menolak untuk dicap remeh. Grid mematung menatap Toban senyap sebelum tangannya bergerak menarik keluar sebilah jubah putih Hooded Zip Up miliknya. Detik berikutnya, resleting jubah ditarik rapat, menyulap raganya menghilang tereliminasi dari pandangan ruang secara total.
“Bukankah wibawa Stealth jubah ini memungkinkanku menyusup masuk secara senyap?”
**[Hooded Zip Up (Jubah Hooded Zip Up)]** * **Rating:** Unique * **Durability:** 61/61 * **Defense:** 12 *** Kecepatan gerak fisik (Movement Speed) meningkat sebesar +30%.** *** Mereduksi hambatan angin sebesar 20%.** *Sebilah jubah modern unik yang dirancang khusus oleh pandai besi legendaris G. Bentuk visualisasinya menyimpang jauh dari rata-rata bentuk jubah Satisfy pada umumnya.* *Berkat kontribusi sisik sylphid selaku material dasar, afinitas terhadap hembusan angin didukung kecepatan laju gerak fisik pemakai melesat tajam. Menyodorkan opsi Stealth (Menghilang) saat diselimuti di kepala, namun opsi Stealth diprogram sistem nonaktif sesaat setelah pemakai meluncurkan serangan.* * **Prasyarat Batas Penggunaan:** Tidak ada. **Weight: 5**
Di sepanjang 200 tahun sejarah Satisfy, penjahit legendaris Kruger tercatat murni hanya sanggup memproduksi sebanyak 5 helai jubah halimun saja secara kumulatif. Dan di era Satisfy saat ini, sisa jubah halimun yang eksis di pasaran murni menyisakan 2 helai saja, di mana hak kepemilikannya murni didekap oleh kalangan kaisar kekaisaran didampingi bangsawan tinggi NPC.
Fakta sejarah mengenai keberhasilan seorang pemain Satisfy sukses menempa jubah halimun secara mandiri saat ini murni dikunci rapat sebagai rahasia internal Serikat Tzedakah saja dari jangkauan publik.
“Langkah itu benar! Raga Anda memegang kepemilikan jubah halimun!”
Binar kebahagiaan seketika menghiasi wajah Toban.
Suara Grid yang tak kasat mata berkumandang riang menyodorkan keyakinan diri yang kuat. “Pasrahkan seisi penjelajahan ini di bawah kendaliku. Aku bersiap menyusup senyap memanfaatkan momentum kesibukan pasukan Silver Knights bertarung meladeni Hell Gao, lalu mengamankan batu Flame Stone secepatnya.”
“Mohon tetap pelihara kewaspadaan Anda sepanjang penyusupan berlangsung, Grid.”
Toban melayangkan saran cemasnya, namun raga Grid telah terlebih dahulu melesat keluar meninggalkan bengkel besi.
“Aku bersiap menikmati kelonggaran liburan perjalananku.”
Di angkasa utara kota Winston. Tak ada satu pun dari ribuan pemain kota yang menyadari kelintasan raga Grid yang melayang lincah membelah langit biru menuju selatan.




