Desa Bairan telah pulih sepenuhnya dari sisa kehancuran perang, bahkan menikmati lonjakan perkembangan kemakmuran yang jauh lebih masif dibandingkan sebelumnya.
Banyak pemain baru yang bertransformasi menjadi penggemar fanatik serikat pasca menyaksikan keliaran aksi bertarung Serikat Tzedakah lewat tayangan layar TV maupun komunitas internet kemarin.
Sebagian dari mereka mencoba menyusup bertindak selaku mata-mata untuk melacak keberadaan Pagma's Descendant, namun kekhawatiran tersebut menolak berlanjut serius. Mustahil mengunci petunjuk mengenai Grid murni hanya mengandalkan rekaman analisis video bertarung saja, terlebih lagi pangkalan tinggal utama Grid bertumpu di Kastil Winston, bukan Desa Bairan. Menempatkan unit mata-mata di Bairan murni sebatas pembuangan waktu yang sia-sia bagi serikat luar.
“Sepanjang tren perkembangan makro ini bertahan konsisten, kepadatan populasi kita diproyeksikan melampaui angka 12.000 jiwa dalam waktu dekat. Laju pertumbuhannya diprediksikan terus melonjak tajam ke depan.”
“12.000 jiwa? Apakah wilayah desa sekecil ini sanggup menampung kepadatan populasi sekondusif itu?”
“Kita wajib mendongkrak skala wilayah benteng dengan secepatnya memicu urusan internal kita. Namun pemicuan pembangunan tersebut menuntut kucuran modal emas yang melimpah, sedangkan saat ini kas serikat kita sedang kosong.”
“Sirkulasi penarikan pajak secara alami bersiap melonjak sebanding dengan bertambahnya populasi, bukankah jalannya waktu secara mandiri bersiap menyelesaikan kelangkaan modal tersebut? Bukankah jauh lebih bijak menyokong pembangunan urusan internal nanti dibanding nekat memicu utang serikat saat ini?”
“Kita sama sekali tidak perlu memicu utang baru. Rata-rata migran baru yang menetap di desa memendam afinitas ketertarikan yang sangat tinggi kepada serikat kita. Sepanjang kita mengoordinasikan klub penggemar mendedikasikan donasi koin emas mereka, restorasi urusan internal bersiap melaju berlipat-lipat jauh lebih cepat dari taksiran awal.”
“Oh...! Pantas saja jeritan kekaguman gadis-gadis tiada henti memadati jalanan benteng di setiap kali raga botakku melintas, apakah mereka semua merupakan barisan penggemar setiaku? Hahaha!”
“Mereka menolak dikategorikan selaku penggemar setiamu... Namun ya sudahlah Vantner, popularitasmu memang sedang melonjak tinggi akhir-akhir ini. Komunitas game menyukai keliaran kapakmu yang mampus-mampusan bertindak selaku tameng pelindung Jishuka kemarin.”
“Oh, ya? Kelak tawaran kontrak siaran TV dipastikan bersiap membanjiri jalanku. Aku bersumpah akan secepatnya memeras tenagaku memanen koin emas demi melunasi sisa tagihan ziraku kepada Grid! Hahaha!”
Atmosfer kepasrahan yang sempat menyelimuti Serikat Tzedakah sesaat setelah desa mereka didera kehancuran invasi iblis kemarin resmi sirna, digantikan oleh kelonggaran dada didukung stabilitas keuangan yang jauh lebih mumpuni dibanding sebelumnya. Di sela-sela obrolan gembira tersebut, Faker menyela bersuara tenang.
“Seisi berkat kebangkitan ini murni dipicu berkat kontribusi Grid.”
Menolak ada satu pun pemain di sekeliling meja bundar yang nekat melontarkan sanggahan atas keabsahan ulasan tersebut.
“Faktor kritis terpicu saat Pon didampingi Regas dikunci geraknya oleh kepungan musuh. Sepanjang Grid menolak meluncur di waktu yang tepat menyokong gerbang pertahanan kita kemarin, kita seluruhnya dipastikan bersiap tewas terkapar kehilangan level. Kita mungkin sanggup meredam invasi Gereja Yatan jika nekat mengerahkan segenap daya tempur, namun konsekuensi kerusakan materialnya dipastikan terlampau masif untuk ditanggung.”
“Aku seumur hidupku menolak bermimpi wewenang daya tempur Grid sanggup meluncurkan daya rusak sekokoh ini di medan tempur sesaat setelah serikat kita menyeretnya bergabung murni selaku pandai besi biasa.”
“Taksiran awal pribadiku menilai Grid memendam egoisme sifat yang sangat kaku, berasumsi dirinya bersiap menepis kepedulian menolong serikat di sepanjang krisis kemarin. Namun realitasnya dirinya justru melompat meluncur menyelamatkan benteng. Ketulusannya benar-benar menyentuh hatiku.”
“Di sepanjang pertemuan perdana kita dulu, perangai Grid diakui sangat egois, namun kebiasaan buruk tersebut resmi terkikis pudar hari ini. Kedewasaan mentalnya bertransformasi jauh lebih bersahabat didukung lahirnya keselarasan rasa solidaritas rekan aliansi di batinnya. Dia telah mekar bertumbuh menjadi sesosok rekan bertarung yang sangat layak kita andalkan di masa depan.”
“Kita pun memegang tanggung jawab moral bertindak selaku barisan rekan aliansi yang sangat layak diandalkan oleh Grid.”
“Tentu saja.”
Tingkat kepercayaan didampingi afinitas kedekatan hubungan seisi anggota serikat menghadapi eksistensi Grid telah resmi menyentuh batas tertinggi.
“Dada mudaku diliputi kebanggaan menatap martabat keahlian Grid diakui seisi dunia.”
Ibellin telah menaruh kekaguman yang teramat pekat kepada sosok Grid semenjak pemuda tersebut sukses melumat habis seisi barisan Serikat Giant di Winston dulu.
“Apakah kalian menyimak tayangan siaran langsung kemarin? Aku meluangkan waktuku menonton ulang rekamannya beberapa hari lalu dan keliaran manuver Grid di layar benar-benar menyerupai aksi gagah sesosok protagonis utama di film layar lebar. Bulu kudukku seketika merinding takjub.”
Laella saat ini memang memfokuskan kariernya bermain game, namun di masa lalu dirinya memegang status selaku sesosok idola global (*global idol*) terpopuler di dunia nyata.
“Aku pun telah memindai video rekamannya. Sepanjang benturan pertempuran kemarin berlangsung, indra mataku menolak sempat menangkap detail keindahannya, namun visualisasi Grid di video terbukti bertengger sangat menakjubkan. Khususnya momentum kedatangan fisiknya menyusup dari angkasa benteng menjamin keselamatan Jishuka menyajikan keliaran aksi yang sangat fantastis.”
Ruang Rapat Utama Kastil Desa Bairan.
Barisan anggota serikat yang melingkari meja bundar besar seketika menggeser sorot mata mereka menatap lekat ke arah Jishuka. Sembari menyunggingkan senyuman usil mereka, guratan candaan dilontarkan.
“Di sepanjang momentum penyelamatan kemarin, wujud wajah Jishuka tampak menyajikan visualisasi yang sepenuhnya berbeda dari biasanya.”
“Pendapatmu sangat akurat! Sepasang matanya tampak menatap keagungan wujud Grid layaknya tatapan asmara seorang gadis belia. Gurat pipinya merona merah padam.”
“Master, apakah sepasang matamu terlanjur terjerumus ketertarikan asmara menghadapi pesona Grid~?”
“...”
Jishuka menolak melayangkan kalimat sanggahan menepis candaan anggota intimnya. Kebenaran yang menolak ditampik oleh batinnya bahwa detak jantungnya sempat bergetar sangat kencang sesaat setelah Grid melompat menepis ajal kematian di hadapannya kemarin.
“...Wibawa kepahlawanannya di arena kemarin memang diakui sangat gagah. Namun dia telah resmi berstatus sebagai suami orang lain.”
Jishuka bergumam lirih didampingi ekspresi kesedihan yang menyelimuti wajah cantiknya. Keheningan nada bicaranya memotong celah didengar oleh anggota luar, terkecuali Faker yang dibekali ketajaman pendengaran telinga tingkat tinggi berkat pemicuan stat bawaan kelas Assassin miliknya.
*Master serikat kita akhirnya mulai memelihara ketertarikan asmara menghadapi lawan jenis.*
Faker menyunggingkan senyuman tipisnya yang tergolong sangat langka, bergegas mengalihkan fokus pembicaraan guna mencairkan ketegangan. “Aku menerima ulasan kabar benteng menyebutkan pandai besi pengelola Desa Bairan telah resmi dipromosikan menduduki kasta pandai besi tingkat lanjut.”
Sirkulasi topik rapat seketika bergeser tajam dalam sekejap.
“Ah, aku pun sempat mengendus ulasan tersebut. Bukankah fenomenanya tergolong sangat ganjil? Sesosok kakek renta yang selama puluhan tahun lamanya murni terperangkap di kasta pandai besi pemula secara ajaib sanggup menembus promosi tingkat lanjut dalam kurun waktu beberapa hari saja?”
“Aku menolak memedulikan motif di balik keajaibannya, namun realitasnya menyodorkan keuntungan yang sangat mumpuni. Berkat promosi tersebut, kelajuan kelancaran produksi didampingi kualitas persenjataan militer benteng kita melesat kokoh, mempermudah suplai persenjataan bagi unit prajurit benteng.”
“Pandai besi tingkat lanjut... aku menaruh ekspektasi yang tinggi menanti hasil sinkronisasi kolaborasinya bersama bocah penambang jenius yang didekap Grid minggu lalu.”
“Sepanjang sokongan daya kedua talenta tersebut disatukan di bawah pengawasan Grid... fufufu, dayanya bersiap sangat mengerikan. Hari bahagia di mana kekuatan militer serikat kita sanggup menyamai wibawa kedaulatan negara bersiap merapat.”
Serikat Tzedakah diisi oleh barisan pemain bertalenta tinggi yang memendam mimpi besar menguasai masa depan Satisfy. Keberhasilan mereka mengamankan kesetiaan Grid menobatkan mereka selaku aliansi terkuat saat ini, didukung batas potensi pertumbuhan mereka yang menolak menemui batas akhir.
***
Gedung Perpustakaan Desa Bairan.
“...Urusan konyol kasta apa yang sedang kurintis saat ini?”
Bocah jenius penambang, Minor, terduduk lemas diliputi keletihan mental yang luar biasa.
Di sepanjang satu minggu terakhir, dirinya dipaksa meluangkan durasi 16 jam per hari murni untuk membaca tumpukan buku tebal, menyusutkan kapasitas kekuatan otaknya menyentuh batas kritis terkritis. Di sepanjang silsilah hidupnya, tangannya menolak pernah menyentuh lembaran buku, namun hari ini dirinya dipaksa melumat habis isi dua buku tebal di setiap harinya secara ketat? Awalnya, buku pelajaran yang disodorkan murni mengulas jenis mineral logam saja, memicu ketertarikannya. Namun belakangan ini, sirkulasi buku pelajaran digeser paksa mengulas geografi benua.
Hingga akhirnya, Minor bergegas beranjak bangkit berdiri dari kursi belajarnya sembari melepaskan kejengkelannya.
“Aku memegang wewenang selaku penambang bijih besi! Untuk alasan apa sesosok calon raja penambang masa depan dipaksa memeras otaknya membaca tumpukan kertas kusam seperti ini?!”
Sesosok ksatria benteng yang bertindak selaku pengawas bergegas melayangkan teguran ketasnya. “Apakah raga beliamu telah melupakan fakta bahwa area ini merupakan perpustakaan suci yang menuntut ketenangan? Kunci rapat mulutmu dan secepatnya lanjutkan belajar belajarmu.”
Seberapa jenius pun kapasitas otaknya, Minor pada dasarnya tetaplah memeluk wujud fisik seorang anak kecil biasa. Dia menolak sanggup menahan siksaan belajar tersebut, memicu air mata kesedihannya menetes terisak.
“Skenario ini tak lebih dari sekadar penyiksaan fisik! Untuk alasan apa ragaku dipaksa terkurung seharian penuh murni hanya untuk membaca buku tebal? Hah? Hiks... uhuk... hiks...”
“Ini merupakan perintah komando langsung yang diturunkan oleh Viscount Grid. Patuhi instruksinya tanpa melayangkan keluhan sedikit pun.”
Ksatria benteng di bawah komando Jishuka menolak memedulikan air mata bocah tersebut, bersikeras mengunci kelancaran perannya bertindak selaku pengawas disiplin. Dendam batin Minor menghadapi kelakuan Grid kian membumbung tinggi di setiap harinya.
“Grid, pemuda kejam kaku sialan... aku bersumpah akan meluncurkan pembalasan dendam meremukkan kepalamu nanti.”
Di saat yang bersamaan, di pelataran Bengkel Besi Smith.
“Mengapa sepasang telingaku mendadak mendeteksi sensasi gatal yang sangat aneh?”
Grid sedang sibuk meluncurkan pembongkaran, perakitan ulang, didampingi penguatan zirah Holy Light serta Dainsleif tiruan miliknya guna memaksimalkan tingkat pemahamannya terhadap item. Smith merapatkan langkahnya sembari menyodorkan usulannya hangat.
“Apakah kau membutuhkan sumbat telinga pelindung, Grid?”
“...Mohon secepatnya disiplinkan jarak gerakmu dari ragaku, Pak Tua.”
Grid masih dirundung kecemasan mendeteksi keliaran preferensi asmara Smith yang dianggapnya gay. Grid memendam hasrat ingin secepatnya memutar haluan melarikan diri meninggalkan bengkel besi secepat mungkin.
*Ttang! Ttang!*
Ayunan palu legendarisnya tiada henti menghantam paron besi. Kapasitas kelancaran tangannya mengurai didampingi merakit ulang persenjataan bertengger berlipat-lipat jauh lebih presisi dibandingkan masa lalu. Sepasang matanya bergeser menatap gerbang masuk benteng benteng seiring menyembulnya langkah kaki tamunya.
“Hamba telah resmi merampungkan misi berburu didampingi kepulangan hamba di Winston, Tuanku.”
Sesosok ksatria penunggang drake merah tampak menyembul di pintu masuk. Tokoh tersebut tak lain adalah Huroi. Sepanjang 12 hari terakhir waktu Satisfy, dia memimpin mobilisasi Jude didampingi 100 prajurit benteng memburu kawanan Frost Orc di perbatasan, dan sore ini dirinya resmi merapat kembali. Skenario kepulangan tersebut seketika memulihkan senyuman gembira di wajah Grid bersiap pulang menuju Winston.
Grid menyunggingkan senyumannya menyambut kepulangan Huroi, mengalihkan Lord's Sword miliknya memindai statistik Jude. Pedang Lord tersebut sengaja menolak dikembalikannya ke tangan Jishuka menggunakan dalih melacak talenta tersembunyi lainnya.
* **Nama Karakter:** Jude * **Umur:** 25 tahun. * **Jenis Kelamin:** Laki-laki. * **Profesi:** Kapten Divisi Pasukan 100 Prajurit Winston. * **Level:** 120 * **Strength:** 1.016 / 2.080 * **Stamina:** 490/908 * **Agility:** 54/330 * **Intelligence:** 11/20 * **Opsi Skill:** Weapon Robbery (S) (Merebut Senjata Musuh tingkat S), Silent (A) (Membisu tingkat A), I Have No Idea (SS-) (Aku Tidak Punya Pikiran tingkat SS-). *Sesosok pemuda kepala batu langka yang terlahir mendiami Winston. Di sepanjang parameter kekuatan fisik Strength, dayanya diakui menolak tunduk di bawah wibawa siapa pun. Dia memegang status ksatria tempur alami yang menolak memelihara ketakutan di dadanya.* *\*Sayangnya, kelancaran berpikir otaknya tergolong sangat terbelakang. Seberapa keras pun usaha latihannya, dirinya diprogram sistem menolak sanggup menduduki takhta kekuasaan kasta tinggi. Keberhasilannya menduduki takhta kapten 100 prajurit saat ini diakui setara dengan keajaiban supranatural.*
*Jude sukses memanen kenaikan level sebanyak 17 tingkat didampingi pelesatan stat dasar sebesar +280 poin.*
Rata-rata pemain umum murni dianugerahi alokasi stat paten sebesar +10 poin di setiap kenaikan levelnya, sedangkan rumpun NPC Satisfy diprogram sistem memanen bonus stat dasar secara acak berkisar antara +6 hingga +20 poin. Jude terbukti memegang status NPC unggulan yang rata-rata perolehan stat-nya di setiap kenaikan level terkunci minimal di angka +16 poin stat, menyajikan laju pertumbuhan yang sangat menakjubkan. Namun ada satu parameter stat yang memicu kejengkelannya.
*Mengapa opsi stat Intelligence miliknya menolak bergeser sedikit pun?*
Grid mengernyitkan dahinya masam.
*Sejak awal, batas potensi maksimal kepintaran otaknya murni terkunci di angka 20 poin... pemuda ini terlampau bodoh hingga haram bagiku menaruh harapan kecerdasan padanya. Mari menyapu detail opsi skill miliknya saja.*
**[Weapon Robbery (Merebut Senjata Musuh)]** * **Rating:** S *Sebuah bakat bertarung yang rasionya murni didekap oleh 1 orang di antara 100.000 populasi manusia.* *Sepanjang benturan fisik pertempuran menyodorkan celah kelengahan musuh, Anda dibekali otorisasi meluncurkan aksi merebut persenjataan di genggaman lawan secara dinamis guna difungsikan sebagai senjata pribadi.*
**[Silent (Membisu)]** * **Rating:** A *\*Rating orisinal skill ‘Silent’ secara baku bertumpu di kasta S-grade. Namun rendahnya parameter stat Intelligence yang didekap sang pemilik memicu reduksi penyusutan rating skill turun ke kasta A-grade.* *Sebuah bakat kepribadian yang rasionya murni didekap oleh 1 orang di antara 100.000 populasi manusia.* *Pemilik bakat ini memendam karakteristik sifat yang teramat pendiam, menolak keras membeberkan informasi visual maupun suara yang dijumpai indranya kepada pihak luar.* *Rasio kesetiaan menghadapi atasan bertengger di kasta tertinggi secara mutlak, memutus peluang terjadinya aksi pengkhianatan kepada Lord. Mayoritas abdi setia kasta atas memendam kepemilikan skill ini.*
**[I Have No Idea (Aku Tidak Punya Pikiran)]** * **Rating:** SS- *\*Opsi skill eksklusif yang murni hanya didekap oleh Jude seorang.* *Anda memendam kelancaran berpikir yang teramat bodoh namun dibalut keberanian mental yang mengerikan. Demi menjamin kelulusan misi yang dibebankan Lord, raga Anda bahkan bersedia melompat menerobos kobaran api neraka tanpa ragu.* *Ragamu diprogram sistem memendam imunitas mutlak menolak terinfeksi efek status ketakutan (Fear). Namun konsekuensinya, persentase kerentanan fisik Anda terinfeksi barisan efek status pelemahan lainnya meningkat sebesar +50% secara otomatis.* *Sesaat setelah raga terdesak kritis didera krisis kematian, ada probabilitas tinggi memicu aktifnya opsi skill pasif khusus ‘Fight Desperately’ (Bertarung Mati-matian).*
**[Fight Desperately (Bertarung Mati-matian)]** *\*Di sepanjang durasi aktif 3 menit, seisi damage serangan fisik musuh yang menghantam tubuh direduksi sebesar 50% diiringi pelesatan stat Attack Power pribadi sebesar +80% secara otomatis.*
“Rata-rata level prajurit divisi sukses meningkat berkisar antara 8 hingga 10 tingkat didampingi ketiadaan laporan korban jiwa.”
Secara garis besar, performa pelatihan Huroi menyodorkan hasil yang sangat luar biasa. Impian Grid meretas kelangkaan unit militer Winston bertransformasi mendirikan divisi elit ksatria selangkah lebih dekat menuju kenyataan. Grid menyunggingkan senyuman gembiranya sembari merapatkan telapak tangannya ke arah Huroi. Huroi awalnya berasumsi Grid bersiap melayangkan tepukan hangat di bahunya sebagai apresiasi kerja kerasnya, namun dugaannya melesat.
“Di mana letak tumpukan sisik sylphid jarahanmu?”
“...”
Huroi menolak sanggup menyembunyikan gurat kebingungan batinnya sembari tangannya bergerak menyapu panel inventarisnya. Detik berikutnya, dia menarik keluar sebanyak 28 keping sisik sylphid yang dengan susah payah diamankannya sepanjang 28 hari perburuan di perbatasan.
“Akhirnya, material pembuatan jubah halimun halimun resmi terkumpul lengkap.”
Grid bergegas mengamankan tumpukan sisik sylphid tersebut sembari tersenyum puas bersuara. “Sebagaimana yang kau ketahui, Huroi. Komoditas sisik sylphid memegang status sebagai barang khusus yang persentase perdagangannya menolak beredar bebas di pasar pemain umum. Sangatlah rumit menaksir nominal koin emas yang adil untuk menebus tenagamu.”
Kalimat ulasannya merupakan kebenaran sistem.
Area habitat Frost Orc di sepanjang rimba abu-abu menyodorkan hawa dingin ekstrem yang menyiksa ketahanan fisik pemain, memotong minat pemain berburu di sana. Kalangan pemain papan atas jauh lebih memilih mendedikasikan waktu mereka berburu di field level setara lainnya yang bersuhu normal. Ditambah drop-rate sisik sylphid yang teramat tipis melumpuhkan perolehan nilainya di pasar.
Atas dasar pertimbangan tersebut, Grid berencana melunasi tagihan jasa Huroi menggunakan komisi alternatif.
“Huroi, aku menerima informasi bahwa kelas keduamu menganugerahimu opsi skill Sword Mastery?”
“Benar, Tuanku.”
“Bagus, aku bersiap menempa sebilah pedang terbaik khusus menyelaraskan ketangkasan bertarungmu. Mari secepatnya melangkah pulang menuju Winston.”
Grid mengembalikan Lord's Sword ke hadapan Jishuka, melayangkan salam perpisahannya kepada seisi anggota serikat, lalu melangkahkan kakinya pergi meninggalkan benteng Bairan. Tentu saja, langkah perjalanannya ikut menyeret Minor mengekor di belakangnya. Barisan anggota serikat sempat meragukan keanehan metode pendidikan Grid mendisiplinkan Minor, namun keputusan Grid bersikeras menjamin Minor di bawah tanggung jawab pribadinya memicu rasa percaya mereka membiarkan Minor pergi.
***
*“Panggung akbar Kompetisi Nasional Satisfy berskala global bersiap diselenggarakan secara fisik dalam kurun waktu tiga hari ke depan. Total estimasi kunjungan wisatawan asing yang merapat di Korea Selatan diproyeksikan menembus angka fantastis 800.000 jiwa.”*
*“Menimbang rata-rata kunjungan perwakilan Olimpiade dunia nyata murni berkisar di angka 200.000 hingga 500.000 jiwa saja, antusiasme pagelaran Kompetisi Nasional Satisfy terbukti bertengger jauh melampaui wibawa Olimpiade olahraga orisinal, menyajikan persentase rating TV yang diprediksikan memecahkan sejarah...”*
Sirkulasi waktu Satisfy meluncur sangat cepat di sepanjang padatnya rutinitas penempaan.
Durasi 4 bulan penuh bergulir kencang membelah jalannya waktu di Satisfy, menyelaraskan waktu Kompetisi Nasional di dunia nyata bersiap diselenggarakan secara fisik.
“Apakah koordinat ini merupakan koordinat lokasi terakhir?”
Di bagian utara Kerajaan Eternal.
Sesosok pemuda berambut hitam tampak berdiri kokoh tepat di depan mulut sebidang gua kecil tersembunyi di sepanjang rimba belantara yang menolak terjamah peta. Detik berikutnya, sesosok anak laki-laki belia berwajah tampan yang gurat wajahnya memancarkan ketampanan ksatria di masa depan menyahut ketus didera keletihan.
“Benar.”
“Bagus, tetaplah mematung menjaga keamanan mulut gua di tempat ini.”
Pemuda berambut hitam tersebut tak lain adalah Grid. Tangannya bergegas menarik keluar sebilah jubah putih berkerudung modern bertajuk **Hooded Zip Up** dari dalam inventaris karakternya. Sebuah keajaiban sihir sistem Satisfy meledak sesaat setelah jubah tersebut diselimuti di bahunya. Siluet raga Grid lumat menghilang dari jangkauan pandangan mata secara instan, menyajikan keajaiban visualisasi halimun yang menolak dicerna akal sehat.
Namun Minor menolak memedulikan keajaiban visualisasi tersebut. Wajah letihnya bergegas disandarkan lemas membentur dinding gerbang gua sembari memejamkan matanya tidur pulas.
Durasi waktu berlalu senyap.
*Boom!!!*
Gemuruh ledakan dahsyat mendadak meledak membelah kedalaman gua terdalam. Getarannya merambat kencang memicu gempa bumi berskala kecil yang meruntuhkan dedaunan rimba belantara seiring beterbangan riuhnya kawanan burung liar ke udara. Namun lelapnya tidur Minor menolak terusik sedikit pun didera getaran tersebut. Seberapa brutal keletihan fisik yang mendera tubuh mudanya hingga sanggup tertidur sekokoh ini di tengah gempa?
“Eek?”
Rombongan monster Orc yang berlarian panik melarikan diri menjauh dari gua akibat gempa mendadak menghentikan laju lari mereka sesaat setelah mendeteksi keberadaan Minor yang sedang tertidur lelap.
“Uwekukukrerek (Tangkap anak manusia yang lemah itu!).”
“Ekkukikuk? Eekuik (Pasokan makanan darurat? Ide bagus!).”
*Ssik.*
Kawanan Orc tersebut menyunggingkan senyuman keji mereka, perlahan menarik keluar kapak tempur mereka secara senyap. Namun sesaat setelah merapatkan langkah kaki mereka dalam radius dekat Minor, keterkejutan melumpuhkan nyali mereka.
“Aku dibekali kelancaran menepis deteksi penglihatan golem penjaga, namun menepis rintangan jebakan sihir Braham terbukti menyodorkan kemustahilan. Keberadaan skill pasif Stealth jubah ini menolak memendam keefektifan melumat jebakan sihirnya. Ragaku tiada henti didera keletihan di setiap kali opsi Stealth-ku dinonaktifkan paksa jebakan sihir.”
“Eek?”
Tepat di depan jasad bocah belia yang sedang tertidur lelap tersebut, gumaman suara seseorang berkumandang nyaring di udara kosong, menolak menyajikan wujud fisik pemilik suara. Kawanan Orc meragukan pendengaran mereka sembari mengusap sepasang mata mereka kaku. Sedetik kemudian, sebilah pedang raksasa transparan berbentuk hiu biru menyembul menerobos udara kosong secara ajaib.
*Sret!*
Genangan darah segar menyembur deras membasahi lantai hutan dari balik tenggorokan lima Orc yang mematung kaku didera keterkejutan. Siluet raga seorang pemuda perlahan menyembul menampakkan wujud fisiknya dibalik kibaran jubah Hooded Zip Up putihnya. Grid bersiul santai sembari sepasang tangannya mendekap erat sebutir bongkahan pavranium emas berbentuk bulat telur di tangannya.
“Berkat keberhasilan perburuan hari ini, seisi sebaran logam pavranium yang disembunyikan di seantero Kerajaan Eternal resmi kuamankan kembali secara utuh. Bagus, kini saatnya merintis langkah pulang.”
(Catatan: Pemicuan pencarian ini murni sebatas memulihkan sebaran pavranium di teritorial Kerajaan Eternal saja, bukan menyapu seisi benua secara mutlak).
Guna mengamankan sisa pecahan logam pavranium lainnya yang disembunyikan Braham di berbagai penjuru belahan benua Satisfy, ia memegang prasyarat wajib membangkitkan kembali wujud fisik Braham pasca menerima kucuran berkat suci Dewa Yatan terlebih dahulu. Namun skenario tersebut menolak memungkinkan dipicu di sepanjang waktu saat ini.
Atas dasar pertimbangan tersebut, Grid merumuskan strategi alternatif yang jauh lebih terarah. Triknya tak lain adalah mendongkrak status stat Intelligence Minor guna memaksimalkan opsi keahlian detektor mineralnya, lalu memanfaatkan Minor bertindak selaku pelacak lokasi persembunyian pavranium secara langsung. Aksi penjelajahan tersebut diprediksikan sudah lebih dari cukup memancing respons Braham.
**[Pewaris Pagma's Descendant secara bertahap mulai menguraikan misteri identitas asliku? Langkah politik berikutnya wajib secepatnya kuaktifkan.]**
Master Divisi Manajemen Satisfy, Yoon Nahee bergegas melayangkan ulasan laporan daruratnya di hadapan Ketua SA Group, Lim Cheolho.
“Seluruh prasyarat batas kebangkitan kelas legendaris baru, Braham's Descendant, resmi terlewati secara sistematis.”
Lim Cheolho menyunggingkan senyuman penuh maknanya menyimak laporan tersebut.
“Kebenaran mengenai kedok manipulasi jahat Braham akhirnya berhasil diuraikan oleh keliaran logika Grid?”
“...Tampaknya taksiran tersebut menolak lulus.”
Yoon Nahee menyahut diiringi raut wajah canggungnya.
“Ha ha ha! Pemuda tersebut memendam keunikan perangai yang menolak bergeser pudar. Pendaftaran namanya telah resmi disinkronkan di sepanjang barisan perwakilan Kompetisi Nasional, pagelaran Kompetisi Nasional bersiap menyajikan tontonan yang teramat menyenangkan bagi dunia.”
“Tokoh asli yang meretas pendaftaran namanya di kementerian pertahanan menolak didekap oleh kemauan Grid secara mandiri, melainkan murni berkat manipulasi Yura yang disokong penuh oleh kedaulatan pemerintah Korea Selatan. Peluang keikutsertaannya bertarung di panggung Kompetisi Nasional secara fisik diprediksikan hampir mendekati kemustahilan.”
Lim Cheolho menyunggingkan senyuman misteriusnya bersuara tenang. “Apakah takdir jalannya kompetisi benar-benar bersiap terkunci sekaku itu?”





