Murim Psychopath

Chapter 193

3262 Kata

**Bab 193. Sekte Pahlawan (9)**

***

Menyalin kebiasaan harian bertarungnya.

Dong Bong-su berdiri kokoh di atas gunungan mayat pendekar. Lebih tepatnya, dia saat ini sedang diselimuti oleh butiran abu jasad musuh. Karena seluruh jasad bandit yang dibantainya menggunakan keahlian **Panah Keimanan (Faith Arrow / Sin-nyeom-ui-hwasal)** meletus hancur berkeping-keping menjadi abu halus yang berserakan ditiup angin malam.

`[Panah Keimanan (Faith Arrow) Lv.2]` • Klasifikasi: Sihir Dasar / Proyektil / Jalur Lurus - Di saat keimanan batin memadat membentuk wujud fisik, ia bersiap bertransformasi menjadi seberkas cahaya pemburu yang mengejar musuh seutuhnya kelak. - Mengompresi energi mana murni dan menembakkannya dalam wujud anak panah cahaya yang berkilau. - Jika disuntikkan energi keimanan dari jajaran pengikut yang memercayai sang pemanggil, anak panah ini memadat kemampuan pelacakan otomatis mengunci sasaran. - Meskipun bertindak selaku keahlian sihir dasar pahlawan, ia memendam potensi kekuatan yang menolak memendam batas sains menyelaraskan tingkat keimanan jiwamu seutuhnya kelak. • Konsumsi Energi: 10 MP • Waktu Cast: Instan • Waktu Cooldown: 0,5 detik • Jarak Tembak: 60 meter • Kerusakan Dasar: 200 (+ Bonus Keimanan)

Bonus Keimanan.

Meskipun Bong-su sudah memprediksikan efek tambahan ini sebelumnya, daya hancurnya di lapangan terhitung jauh melampaui perhitungan sainsnya. Di setiap kali dia melepaskan tembakan *Panah Keimanan*, seberkas cahaya keemasan tipis tampak menyembur otomatis dari langit kekaisaran, menyuntikkan tambahan daya hancur raksasa ke dalam anak panah cahayanya.

Parameter terpenting dari fenomena sains ini menyatakan kuantitas garis cahaya keemasan yang turun dari langit saat ini telah sukses menembus nominal angka ratusan garis. Artinya, nominal kuantitas manusia fana yang melabuhkan "keimanan batin" pada sosok kepahlawanannya di kota perbatasan saat ini sudah mencapai ratusan jiwa seutuhnya kelak.

Itulah alasan ilmiah mengapa bertindak selaku pahlawan dinilai sangat menguntungkan sekali. Itulah alasan mengapa sesosok pahlawan sejati wajib memburu dan melumat kejahatan. Murni hanya dengan melangsungkan sesi pembersihan jajaran serangga pengganggu persilatan yang menolak penting selevel bandit ini, kapasitas kekuatan jiwanya diperkenankan tumbuh membesar secara otomatis seutuhnya kelak ditelan bumi.

`[Misi Sekte: Permintaan Pertama (First Request)]` - Dewi Takdir resmi memerintahkan wadah jiwamu memimpin sebuah kelompok sekte persilatan baru. Hal tersebut bertindak selaku takdir kepahlawanan jiwamu seutuhnya kelak. Kini, tugas misi pertama resmi disodorkan ke pundakmu beserta seisi seluruh pengikut sektemu seutuhnya kelak ditelan bumi. - Tugas: Bubarkan Aliansi Bandit seutuhnya. - Progress: 76.8% - Hadiah: Sejarah Kepahlawanan +1, Kepercayaan Batin Bae Dal-pae sedikit meningkat seutuhnya.

Daya hancur keahlian *Panah Keimanan* miliknya saat ini telah tumbuh terlampau kuat sekali, membuat Bong-su cemas sesi "terapi pengobatan bandit" ini bersiap secepatnya berakhir mereda bahkan sebelum dia sempat melangsungkan uji coba pada seisi seluruh keahlian dan penguatan beladiri yang dia rampungkan sepanjang tiga bulan kemarin. Tentu saja, dunia baru ini masih memelihara tumpukan serangga kotor, kanker penyakit sosial, serta penyakit persilatan kronis yang menuntut pelumatan cakar tangannya seutuhnya.

Jasad tuaku bertindak selaku predator sejati seutuhnya kelak ditelan bumi. Dan saat ini, jasad tuaku resmi berevolusi memeluk status selaku makhluk omnivora pemakan segalanya. Jasad tuaku diperkenankan melahap habis apapun jenis mangsa yang melintas di depan mataku, entah itu serangga pengganggu persilatan ataupun kanker penyakit kronis seutuhnya kelak.

Tepat di saat sepasang bola mata Dong Bong-su yang menolak memendam getaran emosi bersiap menyapu sisa serangga bandit di sekelilingnya.

*Wusss~*

Awalnya, getaran desingan angin malam yang sangat asing menyelimuti seisi udara di sekitarnya, menyerupai petikan suara notifikasi sistem di otaknya.

“……”

Namun getaran itu menolak berasal dari sistem program kerja *New Murim Online* maupun *What is Hero*. Suara desingan itu bertindak selaku melodi keheningan yang tercipta secara dinamis saat kehangatan energi kehidupan di sekeliling Danau Berwarna—yang sebelumnya memanas akibat guyuran hujan uap darah merah segar—mendadak membeku mendingin secara ekstrem seutuhnya kelak ditelan bumi.

Di saat yang sejajar. Getaran kecemasan batin yang teramat sangat pekat sekali meletus menyelimuti seisi perbukitan batu Danau Berwarna. Bukit batu yang sebelumnya diselimuti kepulan kabut ketakutan bandit seketika membeku kaku menyalin gua es abadi. Suhu udara di sekitarnya merosot drastis menembus angka minus empat atau lima derajat Celcius, dan menolak menunjukkan tanda-tanda berhenti bergerak, melainkan meluncur cepat menyusuri rute absolute zero dengan akselerasi yang menolak wajar seutuhnya kelak.

Lapisan es tipis bahkan mulai terbentuk menyelimuti alis mata, dagu, dan ujung cakar jemari tangan Dong Bong-su seutuhnya.

*Kekeke……*

Apakah rahang fisiknya gemetar menahan getaran dingin ekstrem tersebut? Tentu saja menolak. Keaktifan tawanya meletus murni karena dia merasa situasi ini terhitung teramat sangat menyenangkan sekali seutuhnya kelak ditelan bumi. Dunia baru ini memang menolak pernah membosankan jiwanya.

Bong-su tertawa kecil melayangkan pandangan matanya memantau beberapa jasad bandit di kejauhan yang saat ini telah membeku kaku bertransformasi menjadi patung es dalam postur berdiri seutuhnya kelak.

- Tugas: Bubarkan Aliansi Bandit seutuhnya. - Progress: 87.8% - Hadiah: Sejarah Kepahlawanan +1, Kepercayaan Batin Bae Dal-pae sedikit meningkat seutuhnya.

Hawa dingin ekstrem yang teramat sangat pekat sekali menyapu seisi bukit batu saat ini dilaporkan sukses melumat kelangsungan hidup jajaran bandit secara massal seutuhnya kelak ditelan bumi. Bong-su menolak mempedulikan nasib kematian jajaran serangga tersebut sekelumit pun. Sebaliknya, hawa dingin yang melangsungkan sesi perburuan gratis untuknya ini dinilainya bertindak selaku kedatangan bala bantuan yang sangat memuaskan sekali bagi kelancaran tugasnya.

Sesi perburuan otomatis (*auto-hunting*), di mana didokumentasikan master lain yang meluncurkan cakar pemukul lalat demi membantumu menyapu serangga pengganggu, selalu mendatangkan simpati batin. Namun seandainya jika pemilik cakar pemukul lalat itu sendiri juga masuk ke dalam kategori lalat kotor yang menuntut pelumatan cakar tangannya, dia wajib melayangkan sedikit perhatian sainsnya seutuhnya kelak.

*Wusss~*

Medan energi *Super True Qi Field* miliknya mendeteksi keaktifan getaran Qi asing dari balik selimut hawa dingin tersebut. Sebuah getaran energi yang menolak asing bagi jiwanya. Aliran hawa membunuh berukuran rendah yang mengalir konsisten menyelimuti area, berpasangan getaran energi formasi raksasa yang menyebar memamerkan eksistensi kekuatannya di udara.

Sebuah getaran energi yang pernah dia deteksi satu kali sebelumnya.

‘Di dunia persilatan ini, jajaran master biasa melabeli getaran Qi selevel ini sebagai **Qi Formasi (Formation Qi / Jin-qi)**, bukan?’ desis Bong-su dalam hati.

Tampaknya beberapa rajah formasi spiritual tingkat tinggi sedang diaktifkan menumpuk menyelimuti seisi perbukitan batu saat ini seutuhnya kelak ditelan bumi. Akumulasi kekuatan *Qi Formasi* yang membentang mengepung seisi bukit batu tampak merapat menekan pergerakan fisiknya. Aliran energi es ini dipasangkan bertindak selaku arus Qi yang tercipta sesaat setelah pemilik cakar pemukul lalat mulai melangsungkan sesi perburuan sasarannya seutuhnya kelak.

Menyalin catatan bertarungnya terdahulu, diposisikan bertindak selaku mangsa buruan sekaligus sesosok pemburu di waktu yang sejajar selalu meletuskan getaran emosi batin yang unik bagi jiwanya. Itu terasa sangat mengganggu dan menolak nyaman di satu sisi, namun…… mendatangkan kebahagiaan batin yang memuaskan di sisi lainnya seutuhnya kelak.

Kombinasi aliran hawa membunuh dan pembekuan es tipis yang menekan permukaan kulitnya terasa menyalin remasan jutaan jarum besi berbagai ukuran yang melangsungkan sesi pijatan meridian di sekujur tubuhnya seutuhnya kelak ditelan bumi. Ya, jenis rasa sakit fisik selevel ini selalu mendapat sambutan hangat dari Dantiannya. Sesi pijatan meridian yang berkualitas sewajarnya menuntut getaran tekanan yang kuat, sedangkan pijatan cakar gadis budak kemarin dirasanya terlampau lembut sekali secara sains.

*Tring~*

`[Misi Sekte: Permintaan Pertama [Terhubung] (First Mission [Linked])]` - Didokumentasikan kemungkinan meletusnya serbuan musuh baru yang menolak terprediksi sains di sepanjang pelaksanaan misi sekte, mohon siasati pertempuran secara cermat seutuhnya kelak. - Pihak kami berharap wadah jiwamu menolak melupakan fakta ilmiah bahwa jajaran pendekar pengecut selalu bersiap membidik cakar senjatanya menembus punggung asumu dari balik kegelapan seutuhnya kelak ditelan bumi. - Tugas 1: Bubarkan Aliansi Bandit seutuhnya (Progress: 90.2%) • Hadiah: Sejarah Kepahlawanan +1, Kepercayaan Batin Bae Dal-pae sedikit meningkat seutuhnya. - Tugas 2: Kalahkan seluruh anggota tim penyerang dari **Aliansi Jalan Formasi Surgawi (Heavenly Formation Dao Alliance / Cheon-jin-do-maeng)** yang disewa oleh Aliansi Bandit seutuhnya kelak ditelan bumi. • Progress: 0% • Hadiah: Sejarah Kepahlawanan +1, Membuka hubungan takdir baru dengan Aliansi Jalan Formasi Surgawi seutuhnya kelak.

“Aliansi Jalan Formasi Surgawi.”

Di masa kecil lamanya dulu, sesaat setelah membeli sebungkah biskuit ransum militer (*hardtack*), didokumentasikan butiran permen gula bintang (*star candy*) yang diselipkan di dalam bungkusnya. Dong Bong-su menolak pernah memendam ketertarikan pada rasa permen bintang tersebut seumur hidupnya, namun dia mendeteksi didokumentasikan jajaran anak kecil bodoh yang rela membuang koin uangnya membeli ransum keras murni demi melahap permen bintang tersebut seutuhnya kelak ditelan bumi.

Mari kita buktikan secara sains. Rasa manis menyalin apa yang bersiap disodorkan oleh permen bintang yang terpancing keluar akibat ransum keras Danau Berwarna malam ini seutuhnya kelak ditelan bumi.

Serta. Menyalin getaran Dantiannya di setiap pertempuran, Dewi Lumina diakuinya menolak memendam kepemilikan wawasan sains yang matang menyangkut kebutuhan mendasar dari sesosok pahlawan sejati seutuhnya. Sesosok pahlawan keadilan sejati dipasangkan secara mutlak bersiap secepatnya menuntut kehadiran jajaran musuh pengecut di sekitarnya seumur hidup. Semakin pengecut watak musuh yang dihadapi, maka semakin memuaskan pula poin sejarah kepahlawanan yang bersiap dipanen.

Sangat diuntungkan secara sains jika jajaran pendekar pengecut itu sanggup meletus menampakkan wujudnya kapan saja dan di mana saja seutuhnya kelak. Karena merekalah alasan sains di balik tegaknya letusan tindakan keadilan pahlawan seutuhnya kelak ditelan bumi.

*Wusss!*

Wujud raga Dong Bong-su melesat membelah udara menyalin lesatan anak panah cahaya, menerjang lurus menembus dinding pembatas es raksasa yang merapat mengepung posisinya dari segala arah seutuhnya kelak ditelan bumi melintasi batas langit.

---

Aliansi Jalan Formasi Surgawi. Atau biasa dikenal oleh persilatan Jianghu sebagai **Menara Formasi (Formation Tower / Jin-tap)**.

Itu bertindak selaku organisasi perkumpulan ahli formasi terbesar di seisi seluruh benua Dataran Tengah, yang rintisan sejarahnya telah terkunci kokoh sejak 300 tahun silam seutuhnya kelak. Urusan yang membedakan organisasi ini dengan sekte beladiri biasa kekaisaran terletak pada filosofi dasar mereka: jajaran anggotanya menolak bersedia melabeli diri mereka sendiri sebagai bagian dari pendekar Jianghu maupun rimba persilatan seumur hidup seutuhnya kelak ditelan bumi.

Hal tersebut meletus karena pengelolaan organisasi mereka menolak mematuhi hukum hierarki kekuasaan mutlak aliansi biasa, melainkan diikat kokoh menggunakan bantuan jajaran perjanjian kontrak kerja komersial seutuhnya kelak. Meskipun didokumentasikan sesosok pemimpin tertinggi organisasi yang menyandang gelar kehormatan sebagai **Pelindung Yin-Yang (Yin-Yang Guard / Um-yang-ho-wi)**, berdasarkan hukum dasar Menara Formasi, status derajat seisi seluruh ahli formasi secara prinsip sains bertindak selaku sejajar seutuhnya kelak ditelan lantai.

Karena alasan itulah, gelar Pelindung Yin-Yang murni baru bersiap diperebutkan setiap lima tahun sekali melalui ajang pertarungan akbar **Turnamen Jalan Formasi Nomor Satu di Bawah Langit (All-Under-Heaven Number One Formation Dao Tournament / Cheon-ha-je-il-jin-do-dae-hoe)**. Artinya, siapapun pendekar ahli formasi yang memendam kemahiran sains yang tinggi diperkenankan merangkak naik memeluk gelar Pelindung Yin-Yang, atau sebaliknya tergelincir jatuh dari tahtanya seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi.

Sebuah faksi persilatan yang diikat kokoh oleh perjanjian kontrak kerja murni berdasarkan kemahiran sains belaka seutuhnya. Itulah Menara Formasi, Aliansi Jalan Formasi Surgawi seutuhnya kelak.

Dalam ranah hukum komersial tersebut. Seisi seluruh jajaran kerja sama operasional yang mereka bangun bersama aliansi luar kekaisaran dipasangkan secara mutlak bersiap secepatnya diselesaikan lewat hitam di atas putih, dan warna faksi yang mereka publikasikan di persilatan berdiri tegak memantau batas netral antara Aliran Putih dan Aliran Iblis sesat seutuhnya kelak. Dalam kosa kata pilihan mereka sendiri: **Faksi Netral Abadi (Permanent Neutrality Faction)**.

Jajaran Sesepuh bijak Jianghu melayangkan catatan penilaian mereka menyangkut Menara Formasi: *Seandainya jika kapasitas kekuatan bertarung Menara Formasi dinilai berdasarkan peringkat kekuatan rimba persilatan Jianghu biasa, kekuatan sains mereka dipasangkan secara mutlak sanggup berdiri sejajar menandingi kejayaan Sepuluh Sekte Besar maupun Tujuh Sekte Iblis Agung seutuhnya kelak ditelan bumi.* Namun murni karena mereka memilih konsisten menetap di bawah selimut netralitas abu-abu dan menolak melabeli diri sebagai aliansi beladiri persilatan biasa, organisasi ini dinobatkan secara sah bertindak selaku salah satu dari **Tiga Kekuatan di Luar Langit (Three Powers Beyond the Heavens)** seutuhnya kelak ditelan bumi.

Sebab, silsilah target tujuan hidup jajaran ahli formasi mereka tercatat bergeser terlampau jauh sekali secara sains dari target pencarian pendekar biasa:

*- Menolak memadat kehormatan batin murni sebatas kehilangan nominal kecil seutuhnya kelak; menolak memadat keberanian bertarung bertindak selaku kerugian yang teramat sangat besar sekali menyapu jiwa seutuhnya kelak ditelan lantai. Namun kehilangan nominal koin perak pembayar bertindak selaku bencana sains di mana wadah jiwamu resmi kehilangan seisi seluruh hak hidupnya seutuhnya kelak ditelan bumi.*

Sebuah perjanjian kontrak kerja bertindak selaku mesin pencetak koin perak seutuhnya kelak ditelan lantai. Bagi Dantian mereka, pendekar yang memendam koin emas pembayar bertindak selaku Aliran Putih Keadilan yang sah seutuhnya kelak, sedangkan pendekar miskin tanpa koin perak resmi dicap bertindak selaku Aliran Iblis kotor seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi.

*- Di dalam kompleks Menara Formasi, menolak didokumentasikan pilar perbedaan antara Aliran Putih, Aliran Hitam, maupun Aliran Iblis sesat seumur hidup seutuhnya kelak. Pendekar berduit bertindak selaku cermin diri jasad tuaku seutuhnya kelak, sedangkan pendekar miskin bertindak selaku entitas asing kotor seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi.*

Meskipun didokumentasikan kritikan tajam dari aliansi luar yang melabeli filosofi tersebut sebagai cara berpikir sesat sekte iblis hitam, jajaran ahli formasi Menara Formasi menolak mempedulikan kalimat sampah selevel itu seumur hidup seutuhnya kelak ditelan bumi. Bagaimanapun, rajah formasi spiritual dan Jalan Formasi (*Formation Dao*) bersiap secepatnya bertindak selaku jasa tentara bayaran (*mercenaries*) mahakuasa yang dipasangkan secepatnya menuntut kehadiran koin emas persilatan di setiap detiknya seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi.

Oleh karena itulah, pada kasus pertempuran malam ini, mereka menolak memendam keraguan batin menerima pengajuan kontrak kerja dari Aliansi Bandit yang murni dihuni jajaran perampok gunung biasa seutuhnya kelak ditelan bumi.

Serta. Sesosok pendekar yang dipercaya memimpin misi penyerangan malam ini bertindak selaku **Dongmun Mutoe (Dongmun Mutoe)**.

Usia biologis pemuda tersebut diperkirakan baru menginjak dua puluh lima atau dua puluh enam tahun lamanya seutuhnya kelak. Fitur wajahnya tampak sangat pucat sekali menyalin jasad tanpa aliran darah segar, memendam struktur fisik yang lean tipis bagaikan bersiap secepatnya patah tertiup angin malam seutuhnya kelak ditelan bumi. Namun di balik penayangan fisik ringkihnya tersebut, didokumentasikan ketajaman batin dan watak kejam yang sangat pekat sekali tersembunyi nyata—menyalin wujud kelopak bunga beracun yang memendam rupa sangat indah namun mematikan jika didekati cakar tangan biasa seutuhnya kelak ditelan lantai.

Terlebih lagi pada sepasang bola matanya. Kelopak sepasang bola mata hitam legap yang kedalamannya menolak terukur akal sehat, memancarkan rona kabur menyalin mimpi di satu sisi, namun kelopak bola mata di baliknya terus-menerus bergetar hebat menyalin jarum hitung timbangan yang menolak pernah berhenti menghitung nilai sains seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi: menghitung untung dan rugi, biaya operasional dan pendapatan perak, nominal harga membiarkan target memeluk status selamat, berpasangan nominal harga melumat habis nyawa target seutuhnya kelak ditelan bumi. Menghitung, menilai, dan memutuskan seisi seluruh perkara menggunakan parameter sains mutlak.

Di bawah sepasang bola mata kalkulator tersebut, sebilah penampang wajah yang tampan berpadu leher jenjang tegak membentang nyata, cukup untuk membuat seisi manusia fana melabeli dirinya sebagai sesosok pemuda tampan kelas satu seutuhnya kelak ditelan bumi. Tubuhnya dibungkus oleh sehelai jubah hitam longgar berukuran besar yang menolak cocok dengan struktur fisiknya yang lean tipis, di mana di atas permukaannya terajut rajah lambang kebesaran Menara Formasi—rajah bangunan menara kuno yang dikelilingi oleh rajah delapan arah penjuru mata angin (*bagua*). Benang rajutan lambang tersebut menolak murni berona perak biasa……

Dongmun Mutoe bersama seisi seluruh anggota regu yang dikirim malam ini tampak bersiaga kokoh di dekat puncak **Puncak Kaisar Merah (Crimson Emperor Peak / Jeok-je-bong)**, yang posisinya tegak berdiri bersebelahan tepat di samping **Puncak Jejak Merah (Crimson Trace Peak / Jeok-hwi-bong)** tempat jajaran Aliansi Bandit bersiaga seutuhnya kelak ditelan bumi. Meskipun koordinat medan pembantaian berjarak beberapa li jauhnya dari posisi tegak mereka saat ini, silsilah jalannya pertempuran sanggup dideteksi sejelas garis guratan di telapak tangan mereka seutuhnya kelak ditelan lantai.

Karena musuh yang mereka siasati murni baru sebatas satu orang pendekar saja seutuhnya kelak.

“Hoh. Menolak didokumentasikan dugaan sains menyangkut keberadaan spesimen semenarik ini di wilayah terpencil selevel perbatasan ini seutuhnya kelak ditelan bumi.”

Tepat di puncak bukit tertinggi. Dongmun Mutoe berdiri tegak lurus memantau dari kejauhan pergerakan bebas raga Dong Bong-su yang merangsek membelah formasi **Formasi Angin Es Yin Dingin (Cold Yin Ice Wind Formation / Han-eum-bing-pung-jin)** miliknya seutuhnya kelak.

Formasi Angin Es Yin Dingin. Sebuah rajah formasi pembekuan es skala raksasa yang melipatgandakan hawa dingin Yin murni guna menyerap habis seisi seluruh kehangatan suhu udara di dalam radius areanya secara mutlak seutuhnya kelak ditelan lantai. Sesaat setelah formasi ini diaktifkan, embun es ekstrem bersiap secepatnya membekukan spasial udara, membuat kelangsungan hidup jajaran makhluk fana di dalamnya menjadi kemustahilan sains yang mutlak seutuhnya kelak ditelan bumi.

Keistimewaan mengerikan dari formasi es ini menolak sekadar membekukan suhu udara spasial luar belaka, melainkan secara paksa membekukan seisi seluruh titik meridian (*acupoints*) tubuh pendekar yang terperangkap di dalamnya seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi. Cairan darah segar pekat yang dipompa jantung fisik bersiap secepatnya membeku kaku bahkan sebelum es sempat menyelimuti titik meridian tubuh mereka seutuhnya. Itulah alasan sains mengapa jajaran pendekar yang terperangkap di dalam *Formasi Angin Es Yin Dingin* dipasangkan secepatnya bertransformasi menjadi patung es abadi dalam ekspresi wajah yang terdistorsi menahan rasa sakit luar biasa akibat hancurnya meridian (*Qi Deviation*) seutuhnya kelak ditelan bumi. Itu bertindak selaku rajah formasi tingkat tinggi yang menolak sanggup dilewati oleh master beladiri kelas satu sekalipun tanpa membeku menjadi balok es abadi seutuhnya kelak ditelan lantai.

“Cih, sebuah Kontrak Formasi Perunggu murni digunakan untuk melumat pendekar selevel itu? Kapasitas administrasi Menara Formasi saat ini benar-benar menolak memendam hak kelayakan sains untuk dipercayai kembali seumur hidup seutuhnya kelak ditelan bumi.”

Kontrak Formasi Perunggu. Salah satu klasifikasi perjanjian kontrak kerja di lingkungan Menara Formasi. Itu bertindak selaku pilar batas permintaan tugas yang diperkenankan diselesaikan oleh jajaran ahli formasi tingkat rendah, yang biasa dilabeli sebagai **Murid Formasi (Formation Disciples / Jin-do)** seutuhnya kelak. Artinya, nilai bobot ancaman dari Aliansi Bandit ini di dalam penilaian sains Menara Formasi murni baru sebatas kualifikasi Kontrak Perunggu belaka seutuhnya kelak ditelan lantai.

Dongmun Mutoe berdecak kesal namun menolak memendam hasrat menggerakkan langkah kaki sepatunya sekelumit pun seutuhnya kelak.

“Seluruh jajaran klien pembayar kita saat ini dilaporkan sedang menemui ajal kematian massal di seberang sana, Pemimpin Regu.”

Salah satu ahli formasi yang bersiaga di sebelahnya melangkah maju menyodorkan laporan lisannya. Nada suaranya menyemburkan getaran ketidakpuasan yang jelas menyangkut wewenang kepemimpinan Dongmun Mutoe. Menilik dari rajutan benang perak tipis yang terukir di atas jubah hitamnya, dia menyandang status selaku **Ahli Formasi (Formation Master / Jin-sa)** kelas menengah, dan usia biologisnya terpampang sudah menyentuh paruh baya seutuhnya kelak ditelan bumi. Pemikiran bahwa misi penting ini didelegasikan di bawah komando anak muda bau kencur membuat Dantiannya secara alami menyemburkan kejengkelan lisan seutuhnya kelak ditelan lantai.

Meskipun begitu. Dongmun Mutoe menolak meluangkan milidetik matanya melirik wajah pengemis paruh baya di sebelahnya sekelumit pun, melainkan konsisten memaku jangkauan matanya memantau pembantaian massal yang meletus di puncak bukit sebelah sebelum menyodorkan jawaban lisannya datar.

“Jasad tuaku mengetahuinya seutuhnya kelak. Aku sengaja mengaktifkan formasi es agar mereka semua menemui ajal kematiannya seutuhnya kelak ditelan bumi.”

Baru setelah jawaban kejam itu dilafalkan, Dongmun Mutoe perlahan memutar posisi kepalanya menatap lurus ke arah wajah ahli formasi paruh baya yang tidak puas tadi.

“Apakah wadah jiwamu menolak memadat wawasan sains itu, hah?”

Sepasang bola matanya terkunci tepat menembus sepasang kelopak mata ahli formasi bawahan di depannya seutuhnya kelak ditelan lantai.

“Tahu tidak secara ilmiah, sebuah misi persilatan…… murni baru bersiap secepatnya bertransformasi memeluk status selaku bentuk misi terbaik yang sesungguhnya di saat seisi seluruh jajaran klien pembayar resmi dipastikan menemui ajal kematiannya steril dari sisa seutuhnya kelak ditelan lantai aliansi.”

Tepat bertumpu menyiasati tibanya milidetik tersebut.

Sebuah letusan perubahan watak, menyalin guratan retakan es tipis, meletus menyelimuti penampang wajah tampan Dongmun Mutoe yang semula datar tanpa emosi seutuhnya kelak ditelan bumi. Sepasang kelopak mata hitam legap miliknya yang semula memancarkan rona kabur mimpi mendadak meletus merah menyala disirami uap darah merah segar pekat—menyalin aliran darah segar pekat yang merembes mewarnai air danau yang jernih seutuhnya kelak. Kelopak sepasang bola matanya memerah pekat bagaikan meletusnya retakan gempa bumi raksasa, memperbesar pupil matanya seutuhnya kelak ditelan lantai.

Menyalin wujud penayangan kelopak mata sesosok iblis (*demon*) seutuhnya.

“Sangat memuaskan sekali secara sains seutuhnya kelak ditelan bumi, jika seluruh nyawa mereka tewas lumat tanpa didokumentasikan sisa satu jasad pun seutuhnya kelak ditelan bumi melintasi batas langit.”

Dong Bongsu

Dong Bongsu

Karakter Utama
Tang Wu

Tang Wu

Pendukung
Tang Hwa

Tang Hwa

Pendukung

Komentar (...)

Masuk untuk ikut berdiskusi di kolom komentar